Perbedaan Virus, Worm, Trojan, Backdoor dan Phishing


Ketika saya surfing di internet beberapa hari yang lalu,  saya menemukan  sesuatu yang penting untuk saya tuliskan kembali pada blog ini. Walauun ini sudah biasa kita dengar tapi mungkin itu belum  bisa memberikan pemahaman yang pas bagi  kita.

Sejak setiap komputer terhubung dengan Internet, program-program perusak menyebar dengan cepat. Selain itu, muncul tipe-tipe baru yang belum pernah ada sebelumnya. Batas-batasnya juga sering tidak jelas. Ada program perusak yang sekaligus merupakan virus, worm, dan trojan.

Maka dari itu perlu untuk saya tuliskan kembali apa yang saya dapatkan beberapa hari lalu tentang perbedaan dari Virus, Worm, Trojan, Backdoor dan  Phishing

Virus

Virus komputer merupakan program komputer yang dapat menggandakan atau menyalin dirinya sendiri dan menyebar dengan cara menyisipkan salinan dirinya ke dalam program atau dokumen lain.

Virus komputer menyebar di dalam komputer dan menjadi aktif ketika sebuah program dijalankan atau komputer diboot. Virus hanya dapat pindah dari satu komputer ke lainnya melalui media seperti disket, CD, atau attachment e-mail. Kebanyakan virus mendeaktivasi fungsi-fungsi penting atau menghapus data.

Worm

Berbeda dengan virus, WORM menyebar secara mandiri melalui jaringan/LAN ataupun Internet. Untuk itu, ia menggunakan alamat-alamat dalam address book program e-mail, atau memanfaatkan celah keamanan Windows. Ia berisi program perusak yang berperilaku seperti virus.

Trojan

Program ini menyamar sebagai aplikasi berguna, tapi tanpa diketahui menimbulkan kerugian. Sasaran: Data-data sensitif seperti nomor kartu kredit atau kode akses untuk online banking. Data-data tersebut dikirimkan ke programmer trojan.

Backdoor

Bagian dari trojan yang membuka “pintu belakang” pada PC sebagai akses untuk hacker. Sebagian hacker bahkan berhasil mendapatkan kendali penuh atas PC dengan menggunakan backdoor ini.

Phishing

Melalui e-mail atau website palsu yang tampak asli, pengguna diminta memberikan data sensitif seperti kode akses rekening bank. Hati-hatilah, karena bank dan lembaga lainnya tidak pernah meminta data penting semacam itu melalui e-mail. Saat menggunakan online banking, pastikan alamatnya sama persis dengan yang biasa Anda gunakan.

Sumber : http://otakkacau.net/2011/03/13/pengertian-dan-perbedaan-virus-worm-trojan-backdoor-dan-phishing/

 

Dengan kaitkata , , , , , , , , , , ,

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: